Snack Enak Enggak Bikin Buncit
Pernah dengar istilah gluten-free food, Kawan-kawan? Entah di media sosial, artikel, atau kemasan makanan? Pasti pernah lah ya; sekali atau dua kali gitu. Apakah kamu tahu maksud istilah itu? Aku jelasin sedikit ya.
So, gluten-free food adalah makanan yang tidak mengandung protein gluten. Gluten biasa ditemukan dalam gandum yang kemudian diolah menjadi roti, mie instan, pastry, atau makanan populer lainnya. Gluten-free food hadir sebagai pengganti olahan makanan yang mengandung gluten.
Perlu diakui, makanan dengan gluten memanjakan lidah dan melenakan perut. Namun, perlu diketahui juga, banyak kondisi kesehatan muncul karena tingginya frekuensi konsumsi makanan gluten. Beberapa di antaranya adalah peradangan dalam tubuh dan masalah pencernaan yang berkontribusi pada melonjaknya berat badan. Belum lagi, banyak makanan dengan gluten tinggi gula dan lemak. Semakin lengkap membuat lingkar pinggang semakin lebar.
Beruntung, hari ini, varian gluten-free food sudah cukup lazim ditemukan. Kelaziman ini diikuti dengan dua motivasi memakan gluten-free food di masyarakat. Motivasi pertama adalah ingin mendapatkan kepuasaan lidah tapi menghindari dampak asupan gluten tinggi. Sederhananya: makan dengan rasa enak tapi no buncit. Motivasi kedua memiliki kepentingan medis sebab gluten-free food membantu orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penderita gangguan autoimun. Salah satu bentuk gluten-free food populer adalah cookies. Kue kering yang mudah dimakan dalam porsi kecil dengan kenikmatan besar.
Pada masa tertentu, mayoritas gluten-free cookies hadir dari produksi rumahan alias homemade. Pembuatannya menggunakan bahan-bahan khusus dan agak berbeda. Akibatnya, kreasi rumahan memiliki harga jual yang cukup lebih tinggi dibandingkan olahan gluten. Hal ini membuat gluten-free cookies susah diakses masyarakat sebab orang-orang harus tahu penjual kreasi gluten-free yang terpencar di berbagai daerah.
Nah, kabar baiknya, sekarang ada versi convenience store gluten-free cookies yang bisa kita beli dengan harga cukup terjangkau. Gluten-free cookies yang bisa Kawan-kawan temui di pasar swalayan modern terdekat adalah kreasi dari Ladang Lima.
Ladang Lima, yang berpusat di Surabaya, membuat kukis ini dari tepung singkong atau dikenal dengan mocaf (modified cassava flour) sebagai bahan baku utamanya. Mocaf itu kemudian dipadukan dengan coklat dan bahan alami lainnya tanpa melibatkan dairy product seperti mentega atau susu. Keunggulan tepung singkong adalah tinggi serat dan rendah indeks glikemik—menjadikannya pengganti yang lebih sehat dari terigu. Singkong yang menjadi bahan adalah hasil panen petani singkong lokal sehingga secara langsung kita ikut memberdayakan petani singkong lokal dan mendukung ketahanan pangan dengan mengonsumsi snack ini.
Aku mencicipi kukis varian Blackmond yang memadukan dark chocolate dengan kacang almond. Rasa kukis Ladang Lima tidak terlalu manis. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan dark chocolate yang tidak sedikit dan penggunaan gula aren sebagai pemanis sehingga rasa manis tidak terlalu kuat seperti yang hadir dari penggunaan gula pasir biasa. Hal ini adalah poin utama bagiku, sebagai pecinta makanan manis dan enak, karena tidak khawatir buncit atau memicu intoleransi gluten.
Bagi kaum sweet tooth, seperti aku, kukis ini aman banget. Enggak perlu takut kepahitan. Hehehe. Kukis ini memiliki tekstur khas yang ada pada kukis dengan gluten tidak seperti kukis gluten-free pada umumnya yang identik mudah pecah dan berpasir. Kukis ini cenderung kering tetapi tidak keras. Tekstur kukis ini mengingatkanku pada kukis dengan gluten dengan merek Good Time yang mudah ditemukan dimana-mana. Persis deh. Ah iya, jangan lupakan peran kacang almond di kukis ini. Dia memperkaya sensasi kunyahan menjadi renyah dan membawa rasa gurih khas kacang-kacangan. Terlebih lagi, kacang almond padu sangat dengan pahitnya dark chocolate.
Kukis ini dikemas dalam tiga kemasan: sachet, pouch, dan box. Kamu bisa banget pilih sesuai kebutuhan kamu buat ngemil. Kukis Ladang Lima bisa jadi alternatif ngemil sehat yang tetap enak sekaligus variasi pilihan dari kreasi rumahan yang ada lebih dulu di pasaran. So, kamu mau ikut coba gluten-free cookies ini?